Viral

Viral Video Duel Dua Wanita di Malalayang Manado, Polisi Turun Tangan

Ujang Trisno Ujang Trisno 23 Oct 2026 14:49 119 Views
Viral Video Duel Dua Wanita di Malalayang Manado, Polisi Turun Tangan

Viral Video Duel Dua Wanita di Malalayang Manado, Polisi Turun Tangan

Javas Corner - Aksi perkelahian antara dua wanita di wilayah Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara, menjadi perhatian publik setelah rekamannya beredar luas di media sosial. Video yang disebut-sebut berasal dari siaran langsung atau live TikTok tersebut viral dan kini dikabarkan telah ditangani oleh pihak Polresta Manado.

 

Hingga video ini beredar dan diunggah melalui akun media sosial pada Jumat (23/10/2026), kedua wanita tersebut terlihat terlibat perselisihan di tepi jalan pada malam hari. Situasi yang awalnya berupa adu mulut kemudian memanas hingga berujung pada aksi saling serang di hadapan sejumlah warga.

 

Rekaman tersebut menyebar ke berbagai platform media sosial, salah satunya melalui unggahan ulang akun Facebook Anggita Muheling. Video itu pun menarik perhatian warganet dan memicu beragam tanggapan mengenai penyebab terjadinya perkelahian. Beredarnya rekaman tersebut membuat peristiwa di kawasan Malalayang itu ramai diperbincangkan. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan pemicu perselisihan hingga berujung pada perkelahian di ruang publik.

 

Meski demikian, penyebab awal pertikaian belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia. Kronologi lengkap sebelum kejadian juga masih memerlukan penjelasan dari pihak-pihak yang terlibat maupun aparat kepolisian.

 

Menindaklanjuti peristiwa yang menjadi perhatian masyarakat tersebut, aparat Polresta Manado dikabarkan telah melakukan penanganan terhadap pihak-pihak yang terlibat. Berdasarkan informasi dalam unggahan yang beredar, kedua wanita yang terlibat dalam perkelahian disebut telah diamankan untuk dimintai keterangan. Sejumlah orang yang berada di lokasi kejadian dan terekam dalam video juga dikabarkan turut dipanggil untuk memberikan penjelasan kepada petugas.

 

Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai awal mula perselisihan, rangkaian kejadian, serta peran masing-masing pihak dalam peristiwa tersebut. Hingga informasi ini disusun, motif utama perkelahian tersebut belum diketahui secara pasti. Aparat kepolisian perlu mendalami keterangan para pihak, memeriksa saksi, serta mencocokkan rekaman video dengan kondisi di lapangan.

 

Hasil pendalaman nantinya dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat diharapkan tidak terburu-buru menarik kesimpulan atau menyebarkan tuduhan terhadap pihak tertentu sebelum fakta kejadian terungkap secara jelas.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap perselisihan sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin, bukan dengan kekerasan. Terlebih lagi jika terjadi di ruang publik yang bisa disaksikan banyak orang. Mari kita jaga ketertiban dan hindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

 

#Malalayang #Manado #Perkelahian #Viral #PolrestaManado #BeritaNasional #Kamtibmas #Hukum #VideoViral #JavasCorner

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar Arsitektur Web di PT Javas Corner Media | Cyber Security di PT Cyber Security Internasional | Kontributor Riset Data Cyber Indonesia.

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mahasiswa S-2 Unpam Edukasi Keamanan Digital untuk 118 Siswa SMK di Depok

Thumbnail

TASPEN Perkuat Keamanan Digital, Lindungi Data Peserta dengan Sistem Berlapis

Thumbnail

Dudung Sebut Kedaulatan Digital Kini Jadi Penentu Keamanan Nasional

Thumbnail

Privy Terapkan Keamanan Digital Sejak Tahap Awal, Bukan Sekadar Tambalan

Thumbnail

AI Temukan Celah PHP yang Sebabkan Situs Pemerintah Dunia Lumpuh Sementara

Thumbnail

Pengelola Website Diminta Segera Tambal Celah PHP2Shell, Ini Langkahnya

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner